Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Akuntansi Sektor Publik dan Sektor Swasta ; Pengertian, Perbedaan dan Persamaan

 Perbedaan dan Persamaan Sektor Publik dengan Sektor Swasta

Akuntansi Sektor Publik dan Sektor Swasta ; Pengertian, Perbedaan dan Persamaan -  Pada kesempatan ini, kami akan menjelaskan salah satu materi pelajaran praktikum akuntansi lembaga/ instansi pemerintah (akuntansi publik) yaitu tentang sektor publik dan sektor swasta. Materi ini adalah materi paling dasar sebelum anda mempelajari akuntansi publik lebih jauh lagi.

Pengertian Sektor Publik dan Sektor Swasta

1. Pengertian Sektor publik

Sektor publik adalah sektor ekonomi yang menyediakan berbagai layanan pemerintah kepada masyarakat. Dalam ilmu ekonomi, sektor publik menghasilkan produk jasa berupa pelayanan publik dan produk barang berupa barang publik. Keberadaan sektor publik merupakan bagian dari pemenuhan hak publik.

Apabila dipandang dari sudut ilmu ekonomi, Mardiasmo berpendapat bahwa sektor publik sering didefinisikan sebagai suatu entitas yang aktivitasnya berhubungan dengan penyediaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan dan hak publik atau masyarakat. Ada pendapat lain tetang sektor publik, yaitu Indra Bastian.

Menurutnya, sektor publik adalah bidang yang membicarakan metode manajemen negara, sedangkan dalam arti sempit sektor publik diartikan sebagai pungutan oleh negara.

Selanjutnya menurut Indra Bastian, akuntansi sektor publik adalah mekanisme teknik dan analisis akuntansi yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat di BUMN, BUMD, lembaga tinggi negara, pemerintah daerah, LSM, yayasan sosial, maupun pada proyek-proyek yang bekerja sama dengan sektor publik dan swasta. Kelompok organisasi sektor publik meliputi Yayasan, institusi pendidikan, organisasi agama, lembaga pemerintah, organisasi kesehatan, dan organisasi sosial

2. Pengertian Sektor Swasta

Sektor swasta adalah salah satu bagian dalam sektor ekonomi suatu negara yang terdiri dari kegiatan di bidang badan usaha yang sebagian besar modalnya dikuasai oleh pihak swasta dan tidak dikuasai oleh pemerintah. Sektor swasta terbagi dari individu dan bisnis.

Dalam sektor ini, faktor-faktor produksi dimiliki oleh individu atau pribadi. Individu atau kelompok individu mengendalikan bisnis dengan tujuan utama untuk mendapat keuntungan. Dalam ilmu ekonomi makro, sektor ini terbagi lagi menjadi dua, yakni sektor bisnis dan sektor rumah tangga.

Perbedaan Akuntansi Sektor Publik dengan Sektor Swasta

1. Tujuan Organisasi

Setiap organisasi memiliki tujuan yang unik serta spesifik yang hendak dicapai yang bisa bersifat kualitatif maupun kuantitatif. Tujuan tersebut kemudian bisa dipilah dan dipilih menjadi tujuan yang bersifat financial maupun non financial. Tujuan yang hendak dicapai oleh organisasi sektor publik berbeda dengan sektor swasta. Perbedaan yang menonjol adalah tujuan untuk memperoleh laba. Pada sektor swasta, usaha mencapai laba atau profit dimaksimumkan, sedangkan pada sektor publik bukan hanya untuk mencapai keuntungan semata, namun juga dalam rangka penyediaan pelayanan publik. Seperti layanan pendidikan, layanan kesehatan masyarakat, penegakan hukum, transportasi massal dan lain sebagainya.

2. Sumber Pembiayaan

Perbedaan sektor publik dengan sektor swasta dapat dilihat dari sumber pendanaan organiasi atau dalam istilah manajemen keuangan disebut struktur modal atau struktur pembiayaan.

3. Pola Pertanggungjwaban

Pertanggungjawaban manajemen sektor publik berbeda dengan sektor swasta. Manajemen pada sektor swasta bertanggungjawab kepada pemilik perusahaan (pemegang saham) dan kreditor atas dana yang diberikan. Pada sektor publik manajemen bertanggungjawab kepada masyarakat karena sumber dana yang digunakan oleh organisasi sektor publik dalam rangka pemberian pelayanan publik berasal dari masyarakat.

4. Struktur Organisasi

Secara kelembagaan, organisasi sektor publik juga berbeda dengan sektor swasta. Struktur organisasi pada sektor publik bersifat birokratis, kaku dan hirarki, sedangkan struktur organisasi pada sektor swasta lebih fleksibel.

5. Karakteristik Anggaran dan Stakeholder

Jika dilihat dari karakteristik anggaran, pada sektor publik rencana anggaran dipublikasikan kepada masyarakat secara terbuka untuk dikritisi dan didiskusikan. Anggaran bukanlah suatu rahasia negara. Beda dengan di swasta, dimana anggaran pada sektor swasta bersigat tertutup dan merupakan rahasia perusahaan. Publik dalam organisasi sektor publik memiliki makna yang berbeda dengan yang dipahami oleh organisasi sektor swasta.

6. Sistem Akuntansi Yang Digunakan

Perbedaan yang lain adalah sistem akuntansi yang digunakan. Sistem akuntansi yang biasa digunakan pada sektor swasta adalah akuntansi berbasis akrual (Accrual accounting) sedangkan pada sektor publik sampai pada tahun 2014 ini masih menggunakan sistem akuntansi berbasis kas menuju akrual (Cash toward Accrual). Dan nanti secara penuh sektor publik akan menggunakan basis akrual pada tahun 2015.

NoPerbedaanSektor Publik/PemerintahanSektor Swasta/Komersial
1Tujuan OrganisasiNon Profit MotifProfit Motif
2Sumber PendanaanPajak, Retribusi, Utang, Obligasi Pemerintah, Laba BUMN/BUMD, Penjualan Aset Negara,dsb; Sumbangan, HibahPembiayaan internal : Modal sendiri, laba ditahan, penjualan aktiva.

Pembiayaan Eksternal : Utang bank, obligasi, penerbitan saham.

3PertanggungjawabanPertanggungjawaban kepada publik/masyarakat dan parlemen (DPR/DPRD)Pertanggungjawaban kepada pemegang saham dan kreditor
4Struktur OrganisasiBirokratis, kaku dan hirarkiFleksibel : datar, piramid, lintas fungsional, dsb
5Karakteristik AnggaranTerbuka untuk publikTertutup untuk publik
6Sistem AkuntansiBasis Kas Menuju Akrual (Cash Toward Accrual), Pada tahun 2015 seluruhnya menggunakan Basis Akrual (Accrual Basis)

Sumber : Mardiasmo.2002.Akuntansi Sektor Publik


Persamaan akuntansi sektor publik dan sektor swasta

  1. Kedua sektor, baik sektor publik maupun sektor swasta merupakan bagian integral dari sistem ekonomi, di suatu negara dan keduanya menggunakan sumber daya yang sama untuk mencapai tujuan organisasi.
  2. Keduanya menghadapi masalah yang sama, yaitu masalah kelangkaan sumber daya (scarcity of resources), sehingga baik sektor publik maupun sektor swasta dituntut untuk menggunakan sumber daya organisasi secara ekonomi, efisien dan efektif.
  3. Proses pengendalian manajemen, termasuk manajemen keuangan, pada dasarnya sama di kedua sektor. Kedua sektor tersebut membutuhkan informasi yang handal, relevan untuk melaksanakan fungsi manajemen (perencanaan, pengorganisasian dan pengendalian).
  4. Pada beberapa hal, kedua sektor menghasilkan produk yang sama, seperti sama-sama bergerak dibidang transportasi massal, pendidikan, kesehatan, penyediaan energi, dan sebagainya.
  5. Kedua sektor terikat pada peraturan perundang-undangan dan ketentuan hukum lain yang disyaratkan.

Posting Komentar untuk "Akuntansi Sektor Publik dan Sektor Swasta ; Pengertian, Perbedaan dan Persamaan"